img1 img2 img3

Selamat Datang di Jendela Perempuan

Jendela Perempuan adalah koleksi kisah digital yang ingin mendorong keterlihatan dan keterdengaran perempuan yang selama ini dipinggirkan.

Jendela Perempuan adalah upaya meningkatkan “keterlihatan dan keterdengaran” mereka yang paling diabaikan di industri media dunia melalui sebuah koleksi kisah digital yang bisa membuka wawasan kita tentang karya dan kerja perawatan mereka: perempuan adat atau perempuan yang dipinggirkan. Mereka adalah perempuan-perempuan yang menjaga alam dan budaya, garda depan ketahanan pangan, dan memperjuangkan haknya.

Mereka adalah para perempuan yang mengubah dunia menjadi lebih baik.

Masuk & Jelajahi

91

Koleksi

25

Provinsi

25

Kolaborator

◆Sulawesi Selatan
Kolaborator Project Multatuli

Dari Kerang ke Utang: Perempuan Pencari Nafkah di Pesisir Tallo Tersingkir Pelabuhan PSN Makassar

Gender Lingkungan Ruang Hidup
13/03/2026 | Format: Foto

Proyek Strategis Nasional Pelabuhan Baru Makassar dibangun megah dan menghabiskan anggaran hingga Rp89,57 triliun. Di balik besarnya anggaran tersebut, perempuan dan masyarakat pesisir justru terjerat utang karena pesisir lautnya tertutup sedimentasi sehingga tidak lagi bisa dijadikan sumber penghidupan.

Lanjut Baca
◆Jawa Timur
Kolaborator Project Multatuli

Menjalani Hari Tua sebagai Transpuan

Gender Lingkungan Ruang Hidup
09/09/2026 | Format: Foto

Sonya dan Irma menjalani usia lanjut dengan penghasilan tak menentu, akses kerja dan bantuan sosial yang terbatas, serta kondisi kesehatan yang menurun. Kehidupan mereka juga memperlihatkan keluarga dalam beragam bentuk: pasangan, anak angkat, dan kawan dekat.

Lanjut Baca
◆Jakarta
Kolaborator Marsinah.id

Linda dan 133 Buruh Perempuan yang Menolak Diam: Melawan di Pabrik, Bertahan di Rumah

Gender Pekerja Ruang Hidup
04/09/2026 | Format: Artikel

Selama 26 tahun bekerja di pabrik garmen, Linda terbiasa mengejar target produksi, menerima tekanan dan memikul pekerjaan rumah tangga. Ketika haknya bersama 133 buruh lain dipertaruhkan, ia memilih bersuara. Mogok bukan hanya tentang mempertahankan pekerjaan, tetapi tentang bagaimana perempuan mempertahankan martabat, tubuh, keluarga, dan kehidupan bersama.

Lanjut Baca
Ilustrasi Kontribusi

Yuk Dukung Kami

Kami menyadari pentingnya keterlibatan berbagai pihak untuk memperkaya perspektif dan memperkuat upaya pendokumentasian ini. 

 

Silakan klik tombol di bawah ini untuk tahu lebih lanjut.

 

 

Saya Mau Membantu