Tenun Tidore cukup lama menghilang dari kehidupan sehari-hari warganya. Hingga 2016, kegiatan-kegiatan adat menggunakan kain batik yang bukan berasal dari budaya setempat. Berbekal arsip dokumentasi visual yang didapatnya dengan usaha keras, Anita Gathmir, seniman asal Tidore, pun menelusuri jejak instrumen budaya ini untuk bisa kembali ke Tidore. Hasilnya rumah produksi Puta Dino oleh didirikan Anita pada 2018, memproduksi kembali kain tenun Tidore dan ikut menggerakkan ekonomi perempuan-perempuan setempat.